dan terhadap nikmat Tuhan-Mu, maka hendaklah kamu sebarkan.

Posts tagged ‘MTA’

Metodologi Pemecahan Masalah (Introducing Troubleshooting Methodology)

Sebagai seorang teknisi, seorang administrator server, atau sebagai sebuah network administrator, anda akan berhadapan dengan masalah-masalah yang ada. Beberapa masalah memiliki penyelesaian yang jelas dan mudah untuk diperbaiki/diselesaikan. Banyak masalah yang harus dicermati terlebih dahulu dengan mengikuti metodologi pemecahan masalah untuk secara efisien menyelesaikan sebuah masalah.

Ada 2 metode ketika anda akan melakukan pemecahan masalah dan mencoba menyelesaikannya, yaitu: Specific approach dan systematic approach.

  • Specific approach umumnya digunakan ketika anda mendapati masalah dan anda sudah mengetahui apa yang harus anda lakukan. Dalam arti masalah ini tidak memerlukan langkah penyelesaian yang panjang, atau melakukan penyelidikan terlebih dahulu terhadap masalah tersebut, dan sedikit penelitian untuk menyelesaikannya. Tentu saja, jika anda menghadapai masalah yang sama berulang kali, anda harus melakukan penyelidikan untuk secara permanen menyelesaikan dan memperbaiki masalah tersebut .
  • Systematic approach adalah pendekatan masalah yang lebih formal. Alasan-alasan yang digunakan untuk secara efektif menyelesaikan masalah adalah untuk mengurangi waktu yang diperlukan terhadap pemecahan dan perbaikan masalah sehingga tepat waktu penyelesainnya.

Para engineer Microsoft Product Support Service menggunakan apa yang disebut “detect method” yang terdiri dari 6 langkah berikut:

  1. Discover the problem: Mengidentifikasi dan melihat dokumen symptoms (gejala masalah), dan mencari informasi termasuk mencari pada artikel Microsoft Knowledge Base (KB) untuk menentukan apakah masalah ini dikenali atau tidak.
  2. Evaluate system configuration: bertanya ke pengguna atau pelanggan anda dan mengecek dokumentasi untuk menentukan apakan ada perubahan/penambahan perangkat keras, perangkat lunak, atau perubahan jaringan yang dibuat termasuk jika ada penambahan alat. Juga memeriksa catatan (Logs) pada Event Viewer.
  3. List or track possible solutions and try to isolate the problem by removing or disabling hardware or software components: anda mungkin akan memebuka catatan (log) tambahan atau menjalankan program pendiagnosa masalah untuk mengumpulkan informasi lebih banyak dan melakukan test pada komponen.
  4. Excute a plan: melakukan test terhadap solusi yang potensial dan rencana yang sudah anda buat jika ternyata solusi tersebut tidak berjalan atau bahkan memiliki efek negative pada komputer. Tentu saja, anda tidak ingin membuat masasalah tersebut menjadi lebih buruk, sehingga jika memungkinkan, lakukan back-up terhadapat sistem yang penting atau pada file-file aplikasi.
  5. Check results: jika masalah belum bisa diperbaiki, coba menggunakan solusi lain yang memungkinkan.
  6. Take a proactive approach: Dokumentasikan perubahan yang terjadi ketika anda sedang menyelesaikan permasalahan tersebut. Juga beri tahu pengguna atau pelanggan anda dan dokumentasikan secara internal gejala umum yang terjadi pada masalah-masalah tersebut, dengan harapan jika terjadi lagi di kemudian hari

Ketika mencoba menyelesaikan masalah, anda memiliki beberapa tool/alat untuk membantu memperbaiki masalah, diantaranya:

  • System Information
  • Event Viewer
  • Task Manager
  • Resource Monitor
  • Performance Monitor
  • System Configuration
  • Memory Diagnostics tool
  • Troubleshooting Wizard
  • Boot Menu including Safe mode
  • Windows Repair

Ketika permasalahan terjadi didalam program atau aplikasi Microsoft, anda mungkin akan berhadapan dengan masalah yang anda belum tahu untuk mempperbaikinya. Oleh karena itu, anda dapat meminta rekan kerja dan atau bekerja sama melakukan pencarian informasi di Internet. Situs pencarian popular seperti Google dan Bing dapat anda gunakan. Termasuk didalamnya anda juga dapat menghubungi laman web vendor.

Sumber: Artikel diambil dari buku Microsoft Server Administration Fundamentals.

Iklan

Microsoft Technology Associate

MTA Overview

Menyiapkan tenaga kerja yang memahami teknologi

Teknologi memainkan peran dalam hampir setiap bisnis di seluruh dunia. Memiliki pengetahuan dasar tentang cara kerja teknologi dan memahami dampaknya terhadap lingkungan akademik hari ini dan tempat kerja semakin penting-khususnya bagi mahasiswa yang tertarik dalam mengeksplorasi profesi yang melibatkan teknologi. Itulah mengapa Microsoft dan Certiport menawarkan Microsoft Technology Associate (MTA), yaitu sertifikasi Microsoft level dasar baru yang memvalidasi pengetahuan teknologi mendasar antara siswa yang ingin membangun karir di bidang teknologi.

Sertifikasi Microsoft Technology Associate (MTA) adalah jalan ideal dan lebih disarankan di dunia untuk melangkah lebih jauh ke Microsoft program teknologi sertifikasi lainnya, seperti Microsoft Certified Technology Specialist (MCTS) dan Microsoft Certified IT Professional (MCITP). MTA diposisikan untuk menjadi dasar utama bagi individu dengan mengeksplorasi dan mengejar karir di bidang teknologi, atau menambah kegiatan terkait seperti bisnis atau apapun lainnya dimana penggunaan teknologi sangat meluas.

MTA Profil Calon

Program sertifikasi MTA ini dirancang khusus untuk siswa sekolah dan pasca sekolah menengah yang tertarik untuk mengeksplorasi pilihan akademis dan karir di bidang teknologi. Yang menawarkan siswa sertifikasi dalam dasar teknologi informasi dan pengembang perangkat lunak. Sebagai titik masuk awal yang direkomendasikan untuk sertifikasi Microsoft teknologi, MTA dirancang khusus untuk siswa baru untuk TI dan pengembang perangkat lunak. Ini tersedia secara eksklusif di lingkungan pendidikan dan mudah terintegrasi ke dalam kurikulum kelas komputer yang sudah ada.

MTA Memberdayakan Pendidik dan Memotivasi Siswa

MTA memberikan standar baru untuk mengukur dan memvalidasi dasar pengetahuan teknologi yang tepat di dalam kelas dengan menjaga anggaran dan sumber daya pengajaran seutuhnya. MTA membantu lembaga kampus lebih menonjol sebagai penyedia inovatif dari tingginya permintaan dasar dari industri, mudah dikembangkan dan sertifikasi yang terjangkau dalam ujian teknologi. MTA memungkinkan siswa untuk mengeksplorasi jalur karir di bidang teknologi tanpa memerlukan investasi besar berupa waktu dan sumber daya, dengan memberikan landasan karir dan kepercayaan diri untuk berhasil dalam melanjutkan studi kejuruan dan usaha masa depan.

Selain memberi siswa sebuah level dasar sertifikasi Microsoft, MTA ini dirancang untuk menjadi batu loncatan untuk sertifikasi lainnya, sertifikasi teknologi Microsoft lebih lanjut, seperti sertifikasi Microsoft Certified Technology Specialist (MCTS).

Mengapa harus bersertifikat?

Sertifikasi Microsoft tumbuh dengan karir Anda. MTA memvalidasi pemahaman siswa tentang kunci membangun dasar dari IT, sedangkan sertifikasi lebih lanjut seperti Teknologi Spesialis Microsoft Certified (MCT) dan Microsoft Certified IT Professional (MCITP) memvalidasi keterampilan dan pengalaman dengan produk Microsoft dan solusi TI yang dikembangkan menggunakan Microsoft teknologi. Sertifikasi Microsoft mengakui dan menghargai kemampuan dan keahlian Anda sehingga karir Anda berkembang.

Apakah anda baru ke teknologi, berganti pekerjaan, atau profesional TI yang berpengalaman, dengan memiliki sertifikat menunjukkan kepada pelanggan, rekan, dan bos bahwa Anda berkomitmen untuk memajukan keterampilan dan mengambil tantangan yang lebih besar. Selain itu, sertifikasi memberi Anda akses ke sumber daya eksklusif Microsoft Certified IT Professional (MCITP) dan manfaat-manfaat lainnya, termasuk peluang untuk terhubung dengan jaringan yang luas dan global MCPs.

Berikut jenis sertifikasi MTA yang dapat diambil oleh siswa.

MTA

Catatan: MTA hanya tersedia untuk institusi akademik.

Semoga bermanfaat.