dan terhadap nikmat Tuhan-Mu, maka hendaklah kamu sebarkan.

Archive for the ‘Excel 2010’ Category

Menyembunyikan angka Nol pada lembar kerja Excel

Umumnya Microsoft Excel digunakan pengguna untuk mengolah data, berbeda dengan Microsoft Word yang digunakan untuk membuat surat atau tulisan berbentuk narasi, maka Microsoft Excel lebih banyak digunakan untuk menghasilkan sebuah perhitungan matematika didalamnya. Secara khusus pengguna yang bekerja pada bagian akunting di tempat bekerja, atau pun pengguna lain yang menggunakan Microsoft Excel sebagai alat bantu dalam mengelola dan mengolah angka-angka, baik itu menggunakan rumus atau fungsi sederhana, ataupun sampai menggunakan rumus yang kompleks di dalam Microsoft Excel.

Tulisan ini menjelaskan bagaimana cara untuk menyembunyikan angka nol yang ada dan angka nol yang dihasilkan dari rumus-rumus yang digunakan dalam Microsoft Excel, sebagai informasi tambahan bagi pengguna yang ingin tidak menampilkan angka nol (0) didalam lembar kerja (worksheet/sheet) mereka.

Sebagai contoh, pada gambar di bawah berikut ini sebuah lembar kerja berisi angka nol dan angka-angka dari hasil rumus-rumus yang digunakan. Terlihat beberapa angka nol yang muncul akibat dari rumus yang digunakan.

Excel 1

Berikut adalah langkah-langkah untuk menyembunyikan angka nol yang tampil pada lembar kerja:

  1. Pastikan anda sudah membuka sebuah file excel.
  2. Jika menggunakan Office 2013, klik FILE, lalu klik Options
  3. Pada tampilan kotak dialog Excel Options, klik Advanced
  4. Gunakan mouse anda untuk mengarah pada bagian di bawah yaitu bagian Display options for this worksheet:
  5. Hilangkan ceklis pada Show a zero in cells that have a zero value
  6. Lalu klik OK.

Langkah-langkah di atas dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Excel 2
Setelah dihilangkan ceklis pada langkah di atas, maka file excel anda akan terlihat seperti gambar berikut.

Excel 3

Pengaturan standar dari Excel sendiri adalah menampilkan angka nol dalam lembar kerja. Ketika anda ingin menyembunyikan angka-angka nol dapat menggunakan langkah-langkah di atas, dan jika ingin menampilkannya kembali, beri tanda ceklis pada perintah tersebut.

Semoga bermanfaat.

Mengenal MOS (Microsoft Office Specialist)

Microsoft melalui Certiport.com menyediakan sertifikasi Microsoft untuk para pengguna Microsoft Office. Pengguna yang sudah lulus dari sertifikasi Office ini disebut dengan Microsoft Office Specialist atau MOS. Sampai tulisan ini diturunkan, ada 3 versi sertifikasi office yang masih tersedia, yaitu sertifikasi Office 2007, 2010, dan 2013. Pengguna dapat memilih versi Office yang mereka gunakan sehari hari.

Selain MOS, Microsoft juga menyediakan sertifikasi office untuk Expert, disebut dengan Microsoft Office Expert, dan Master, disebut dengan Microsoft Office Master.

Berikut adalah model dari sertifikasi office yang tersedia:

Microsoft Office 2007

  1. MOS (Pilih salah satu ujian)
    • Word 2007
    • Excel 2007
    • PowerPoint 2007
    • Outlook 2007
    • Access 2007
  2. MOE (Pilih salah satu ujian)
    • Word Expert 2007
    • Excel Expert 2007
  3. MOM
    • Word Expert 2007 (wajib)
    • Excel Expert 2007 (wajib)
    • PowerPoint 2007 (wajib)
    • Outlook 2007 atau Access 2007 (pilih salah satu)

Tautan: http://www.certiport.com/Portal/desktopdefault.aspx?page=common/pagelibrary/mos2007.html

 

Microsoft Office 2010

  1. MOS (Pilih salah satu ujian)
    1. Word 2010
    2. Excel 2010
    3. PowerPoint 2010
    4. Outlook 2010
    5. Access 2010
    6. SharePoint 2010
    7. OneNote 2010
    8. Office 365
  2. MOE (Pilih salah satu ujian)
    1. Word Expert 2010
    2. Excel Expert 2010
  3. MOM (3 ujian wajib + 1 ujian pilihan)
    1. Word Expert 2010 (wajib)
    2. Excel Expert 2010 (wajib)
    3. PowerPoint 2010 (wajib)
    4. Outlook 2010 atau Access 2010 atau SharePoint 2010 atau OneNote 2010 atau Office 365 (pilih salah satu)

Tautan: http://www.certiport.com/Portal/desktopdefault.aspx?page=common/pagelibrary/mos2010.html

 

Microsoft Office 2013

  1. MOS (Pilih salah satu ujian)
    • Word 2013
    • Excel 2013
    • PowerPoint 2013
    • Outlook 2013
    • Access 2013
    • SharePoint 2013
    • OneNote 2013
  2. MOE (Pilih salah satu ujian)
    • Word 2013 Expert Part 1 dan Word 2013 Expert Part 2
    • Excel 2013 Expert Part 1 dan Excel 2013 Expert Part 2
  3. MOM (pilih salah satu model berikut)
    • Word (3 ujian wajib + 1 ujian pilihan)
      • Word 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Word 2013 Expert Part 2 (wajib)
      • Excel 2013 (wajib)
      • Outlook 2013 atau Access 2013 atau SharePoint 2013 atau OneNote 2013 (pilih salah satu)
    • Excel (3 ujian wajib + 1 ujian pilihan)
      • Excel 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Excel 2013 Expert Part 2 (wajib)
      • Word 2013 (wajib)
      • Outlook 2013 atau Access 2013 atau SharePoint 2013 atau OneNote 2013 (pilih salah satu)
    • Experts (4 ujian wajib)
      • Word 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Word 2013 Expert Part 2 (wajib)
      • Excel 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Excel 2013 Expert Part 2 (wajib)

Tautan: http://www.certiport.com/Portal/desktopdefault.aspx?page=common/pagelibrary/mos2013.html

Dari ketiga versi Office di atas, pengguna dapat memilih versi office yang digunakan sehari-hari. Tentunya tidak ada pembatasan jika pengguna ingin mengambil ujian yang lebih tinggi versinya. Sebagai contoh, sehari-hari pengguna menggunakan versi Office 2010, tapi ingin mengambil ujian untuk Word versi 2013, hal ini dapat dilakukan, karena tidak ada kebutuhan khusus untuk dapat mengambil ujian tersebut.

Berbeda dengan ujian Microsoft lainnya, ujian untuk office waktunya hanya sekitar 50-60 menit tiap ujian. Pada versi Office 2007 dan Office 2010, soal ujian sebanyak 19-20 soal, kecuali untuk Powerpoint dan Outlook 40 soal, setiap soal terdiri dari 2 perintah, terkadang perintah kedua berhubungan dengan perintah pertama.

Untuk versi Office 2013, Microsoft mengubah model soal. Soal yang dikeluarkan berupa kasus yang harus diselesaikan, dengan jumlah waktu yang sama sekitar 50-60 menit.

Soal ujian masih menggunakan Bahasa inggris.

Pengguna yang sudah lulus ujian akan mendapatkan sertifikat MOS, atau MOE atau MOM. Dapat menambahkan gelar ini di belakang nama lengkap pengguna.

Semoga bermanfaat.

Persiapan ujian Microsoft Office Specialist (MOS) Excel 2010 di IBI Darmajaya Lampung

Pelatihan persiapan ujian MOS Excel 2010 dilaksanakan di Authorized Testing Center (ATC) IBI Darmajaya Lampung. IBI Darmajaya telah bekerja sama dengan Certiport, sehingga dapat menjadi Authorized Testing Center untuk sertifikasi MOS. IBI Darmajaya juga menjadi kampus yang pertama kali menjadi ATC dan satu-satunya yang menyediakan sertifikasi dari Microsoft, Adobe, AutoDesk, dan HP di Lampung.

IBI Darmajaya

Pelatihan persiapan ujian MOS excel 2010 ini diselenggarakan sebagai bentuk kerjasama kampus dengan Certiport melalui reseller di Indonesia, yang bertujuan untuk lulusan IBI Darmajaya tidak hanya lulus dari kampus, tetapi juga memiliki sertifikasi yang dapat digunakan sebagai modal awal untuk dapat bersaing pada dunia kerja.

Pelatihan ini diikuti oleh 8 peserta dari dosen IBI Darmajaya. Dilaksanakan 2 hari penuh dari pukul 09:00 – 16:00, lalu hari ke-3 dilanjutkan dengan pelaksanaan ujian MOS Excel 2010.

Tujuan diadakannya pelatihan persiapan ujian MOS Excel ini adalah agar dosen IBI Darmajaya dapat membekali mahasiswa dengan keahlian yang diakui internasional. Microsoft Office Specialist merupakan salah satu bentuk pengujian dalam penggunaan aplikasi komputer, seperti MS Word, Exel, PowerPoint, khususnya bagi mahasiswa yang tidak mengambil jurusan teknologi informasi.

Sehingga diharapkan mahasiswa yang telah lulus, dapat menjadikan sertifikasi MOS sebagai bukti kompetensi mahasiswa tersebut, serta menambah nilai jual dari mahasiswa dalam mendapatkan pekerjaan yang mereka impikan.

Tentunya dengan diwajibkannya sertifikasi MOS ini bagi mahasiswa IBI Darmajaya sesuai dengan kompetensinya masing-masing dapat menciptakan lulusan yang unggul dan mampu berdaya saing.

Selamat bagi peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dan lulus MOS Excel 2010.

 

IBI Darmajaya 2

IBI Darmajaya adalah salah satu ATC yang ada di Indonesia untuk Microsoft Office Specialist.

Semoga bermanfaat.

Menggunakan Watch Window pada Excel 2013

Watch Window adalah fasilitas yang digunakan untuk mengetahui formula yang digunakan dalam Microsoft Excel. Penggunaan fasilitas ini berguna untuk mengetahui penulisan (syntax) formula yang ada dalam worksheet tertentu bahkan antar worksheet dalam satu file excel.

2

Sebagai contoh dalam satu worksheet ada banyak formula yang digunakan, watch window dapat menampilkan formula-formula tersebut. Sehingga bagi pengguna dapat mengetahui formula apa saja yang terdapat dalam worksheet tersebut.

Watch windows dapat digunakan untuk melakukan audit dari sebuah formula, melakukan inspeksi dan mengkonfirmasi sebuah formula yang digunakan.

Penggunaan watch windows dapat diletakkan atau ditempel pada toolbar yang sudah ada. Dapat diletakkan dan dipindah-pindah sesuai yang diinginkan.

Berikut adalah hasil penggunaan sebuah watch windows. Formula yang dibuatkan berada pada worksheet yang berbeda. Pada gambar di bawah ini terdapat 3 cell yang terdapat pada watch window.

1

Membuat sebuah sebuah cell formula ke dalam Watch Window.

  1. Pilih cell yang berisi formula.
  2. Klik tab Formulas, pada group Formula Auditing, klik Watch Window.
  3. Klik Add Watch.
  4. Pada kotak dialog Add Watch, klik Add.
  5. Selanjutnya anda dapat memindahkan toolbar dari watch window kemana saja, dapat ditempakan di atas, di bawah, di kiri atau di kanan tampilan layar Excel.
  6. Anda dapat menambakan cell lain yang berisi formula sebanyak yang anda inginkan
  7. Untuk mengetahui cell yang berisi formula, pada watch window toolbar, klik 2 kali salah satu formula, maka secara otomatis Excel akan mengarahkan ke cell tersebut.
  8. Pada toolbar watch window, pilih salah satu cell yang ingin anda hapus.
  9. Klik Delete Watch.

Menghilangkan cell dari Watch Window

  1. Pada toolbar watch window, pilih salah satu cell yang ingin anda hapus.
  2. Klik Delete Watch

Menyembunyikan tampilan toolbar Watch Window

Klik tab Formulas, pada group Formula Auditing, klik Watch Window.

 

Semoga bermanfaat.

Program Pelatihan & Sertifikasi Internasional Mirosoft Office Specialist pada Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM RI

Pelatihan persiapan ujian Microsoft Office Specialist (MOS) 2010 beberapa waktu lalu diadakan di Hotel Kristal Jakarta, peserta diikuti oleh 30 peserta dari Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum dan HAM RI. Dilaksanakan 2 hari penuh dari pukul 08:00 – 21:00, lalu pada hari ke-3 dilanjutkan dengan pelaksanaan ujian MOS 2010 berupa Word, Excel dan PowerPoint untuk masing-masing peserta.

Image

Dengan jadual yang padat dengan tujuan agar masing-masing peserta dapat lulus untuk mendapatkan Microsoft Office Specialist (MOS), peserta juga diharuskan membuat review setiap harinya yang dilakukan dalam kelompok, dan dikumpulkan pada keesokan harinya.

Sebelum diadakan pelatihan dan sertifikasi ini, dilakukan langkah-langkah assessment yang bertujuan untuk melihat sejauh mana pengetahuan seseorang tentang penggunaan Microsoft Office. Selanjutnya pelatihan dilakukan sebagai persiapan untuk memvalidasi kemampuan yang dimiliki dalam penggunaan Microsoft office, terakhir dilakukan sertifikasi, atau ujian dari Microsoft Office itu sendiri, yaitu Word 2010, Excel 2010, dan PowerPoint 2010.

Maksud dan tujuan dari pelatihan dan sertifikasi MOS ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dalam penggunaan Microsoft Office serta mendapatkan sertifikasi yang berlaku internasional dari keahlian yang dimiliki. Dalam hal ini adalah sertifikat MOS 2010, sehingga diharapkan dengan kemampuan yang telah diakui secara internasional, peserta dapat meningkatkan kualitas dan produktifitasnya.

Animo dan antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan ini sangat baik, sehingga terbentuk satu energi yang sangat bermanfaat pada saat pelatihan dilaksanakan.

Pelaksanaan dari program dan sertifikasi internasional ini sejalan dengan kebutuhan peningkatan soft competency Sumber Daya Manusia dalam menghadapi persaingan pasar bebas 2015 mendatang, program pelatihan dan sertifikasi perlu dilanjutkan sebagai upaya peningkatan daya saing, kompetensi dan produktifitas.

Selamat bagi teman-teman yang lulus MOS 2010. Untuk yang belum lulus, lebih semangat lagi mengejar kembali dengan persiapan yang lebih baik.

Mengenal Slicer pada Excel 2013

Slicer adalah fasilitas yang digunakan untuk menyaring data, menampilkan data yang diinginkan dan menyembunyikan data yang tidak diinginkan. Secara garis besar kegunaan sebuah slicer sama dengan fasilitas Filter. Pertama kali Slicer diperkenalkan pada excel 2010, penggunaan slicer hanya dapat digunakan untuk menyaring data pada sebuah PivotTable, sedangkan pada Excel 2013, penggunaan Slicer ditingkatkan, yaitu dapat digunakan untuk menyaring data pada sebuah table, sebuah PivotTable, PivotChart.

Berbeda dengan filter, sebuah slicer tidak dapat melakukan penyaringan data berdasar kondisi tertentu, seperti greater than, less than, equal, dan lain-lainnya.

Seperti pada gambar berikut ini, merupakan contoh dari penggunaan sebuah Filter. Dalam contoh di bawah, ini memilih tombol Drop down box dari Modem.

1

Slicer akan menampilkan data dari masing-masing field. Berikut adalah contoh dari penggunaan sebuah Slicer. Tergantung berapa banyak field yang dimiliki, anda dapat memunculkan semua field-field itu, atau hanya menampilkan field-field tertentu. Pada contoh berikut, semua field ditampilkan.

2

Membuat Slicer

Sebagai contoh dapat menggunakan data seperti gambar di bawah ini.

3

Untuk membuat sebuah Slicer, lakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Tempatkan kursor pada salah satu cell di dalam tabel tersebut.
  2. Selanjutnya gunakan Format as Table pada tabel tersebut. (Untuk mengetahui cara membuat sebuah Format as Table, lihat Menggunakan Format as Table Excel 2010, pada tulisan lain di blog ini).
  1. Lalu klik tab Insert, pada group Filters, klik Slicer.
  2. Akan muncul kotak dialog Insert Slicer. Lalu pilih field-field mana yang akan digunakan untuk menyaring data. Sebagai contoh beri centang pada semua field tersebut, lalu klik OK.
  3. Lalu atur penempatan dari masing-masing slicer yang muncul.

Menggunakan Slicer

Untuk dapat menggunakan sebuah slicer, anda dapat langsung memilih pada satu data dari field-field slicer yang muncul.

Sebagai contoh, misalnya pada slicer field Bulan, klik Jan-14. Akan ditampilkan penyaringan data dari tabel excel anda seperti gambar berikut.

4

Untuk menghilangkan hasil penyaringan tersebut, klik  X merah pada field-field yang telah dipilih untuk diberikan penyaringan data atau dapat menggunakan kombinasi Alt+C.

Menghapus Slicer

Klik kanan dimana saja dari sebuah Slicer, lalu klik Remove “nama_field”.

Dalam contoh ini jika anda ingin mengapus slicer dari field bulan, maka klik Remove “Bulan”, dan nama-nama field yang lainnya sesuai keinginan anda.

Pemilihan penggunaan fasilitas penyaring data dari sebuah table yang anda miliki, akan memudahkan dalam melakukan penyaringan data. Anda dapat menggunakan fasilitas Filter atau menggunakan fasilitas Slicer ini.

Semoga bermanfaat.

Mengenal Sparkline pada Excel 2013

Sparkline adalah fasilitas yang digunakan untuk menganalisa data. Sering disebut sebagai tiny chart, atau grafik kecil. Sebuah sparkline berbeda dengan chart. Sparkline bukan berupa objek seperti chart, sparkline berada pada sebuah cell.

Penggunaan sebuah sparkline ketika pengguna ingin membandingkan tren dari data yang dimiliki, dan ditampilkan dalam sebuah grafik kecil. Data yang digunakan juga tidak terlalu banyak seperti dalam membuat sebuah chart. Hanya cukup beberapa baris/kolom dari data untuk melihat tren dari data tersebut.

Seperti pada gambar di bawah ini merupakan contoh dari penggunaan sebuah sparkline.

Sebagai contoh data penjualan motor 1 yang terdiri dari tiap 3 bulan dalam satu tahun ditampilkan di bawah judul kolom Tren Data. Inilah contoh dari sebuah sparkline. Pada contoh tersebut ditampilkan 3 model dari sparkline yang dapat digunakan sesuai dari urutan atas ke bawah. Tergantung dari kebutuhan tren data yang akan ditampilkan.

3 model sparkline tersebut adalah:

  1. Line
  2. Column
  3. Win/Loss

Membuat Sebuah Sparkline

Sebagai contoh dapat menggunakan data seperti gambar di bawah ini.

Untuk membuat sebuah sparkline, lakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Tempatkan kursor pada I6.
  2. Klik tab Insert, pada group Sparkline, klik Line.
  3. Akan muncul kotak dialog Create
    Sparkline. Pada Data Range pilih range datanya, dalam hal ini data yang dipilih adalah E6:H6.
  4. Karena lokasi penempatan sparkline sudah ditentukan pada langkah nomor 1 di atas, biarkan cell pada Location Range.
  5. Lalu klik OK.

Catatan.

Untuk melihat lebih jelas tampilan dari sebuah sparkline, perbesar ukuran baris dari sebuah sparkline yang ada. Dalam hal ini perbesar baris 6.

Mengubah sebuah Sparkline

Untuk dapat melakukan perubahan dari sebuah sparkline yang sudah ada, pastikan pilih cell yang memiliki sebuah sparkline. Dalam contoh ini adalah pada cell I6.

Ketika cell I6 sudah terpilih maka akan memunculkan Sparkline Tools. Klik tab Design.

Pada tab Design ini terdapat beberapa group, yaitu:

  1. Sparkline
    • Edit Data: digunakan untuk melakukan perubahan pada data range yang akan digunakan.
  2. Type
    • Line – Column – Win/Loss digunakan untuk merubah tipe/model dari sparkline yang digunakan.
  3. Show
    • High point – Low Point – Negative Points – First point – Last Point digunakan untuk menandai nilai-nilai dari sparkline yang digunakan. Ingat, penandaan ini akan muncul hanya pada tipe Line saja.
  4. Style
    • Memberikan pewarnaan dari tipe sparkline yang digunakan.
  5. Group
    • Beberapa pilihan lebih lanjut untuk ditampilkan dan Clear.
    • Clear digunakan untuk menghapus sebuah sparkline.

Berikut adalah hasil dari perubahan sparkline.

Fasilitas Sparkline sudah terdapat sejak versi Excel 2010. Semoga bermanfaat.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.729 pengikut lainnya.