dan terhadap nikmat Tuhan-Mu, maka hendaklah kamu sebarkan.

Archive for the ‘Excel 2007’ Category

Workshop Penulisan Laporan PPL, KKN, & SKRIPSI, Akhir Tahun

Di tahun 2017, pelaksanaan Workshop Penulisan Laporan PPL, KKN, dan Skripsi diadakan kembali. Workshop ini diadakan pada tanggal 9 Desember 2017, diikuti oleh 40 peserta (09.00 – 12.00)

Peserta didominasi mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) terdiri dari mahasiswa program studi Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Kesehatan dan ada peserta dari luar yang ikut serta dalam workshop ini. Workshop dilaksanakan di Lab komputer lantai 5 kampus UMT.

9 des 1

Workshop ini adalah kelanjutan dari workshop sebelumnya di tahun 2016 dengan materi yang sama, agar mahasiswa dapat menggunakan Microsoft Word sebagai aplikasi utama dalam membuat laporan dan skripsi.

Materi yang disampaikan meliputi:

  • Mengelola dokumen yang panjang
  • Mengatur Style (heading)
  • Membuat Daftar Isi atau Table of Content
  • Memberikan Caption untuk Tabel
  • Memberikan Caption untuk Gambar
  • Membuat Daftar Tabel dan Gambar atau Table of Figures
  • Memberikan kutipan atau Citation
  • Membuat Daftar Pusataka atau Bibliography
  • Memberikan page break dan section pada halaman
  • Memasukkan nomor halaman

Diharapkan dengan mengikuti workshop ini, mahasiswa semakin meningkatkan kemampuan yang dimiliki dalam mengolah Microsoft Word, membuat daftar isi secara otomatis dan mampu membuat dokumen yang panjang.

Umumnya para penulis laporan dan skripsi membuat masing-masing bab dalam dokumen terpisah, sehingga menyulitkan dalam mengelola daftar isi, memberikan nomor halaman, dan tidak konsisten dalam pengaturan tipe huruf, ukuran huruf, gaya huruf dan paragraph yang digunakan.

9 des

Pada tanggal yang sama pula diadakan workshop tentang Microsoft Excel untuk Pengolahan Data dan Keuangan, dilaksanakan pada pukul 13.00 – 16.00 diikuti oleh 40 peserta.

Pada hari Minggu, 10 Desember 2018, masih dalam rangkaian workshop untuk mahasiswa, diadakan juga workshop Statistika dimulai pada pukul 09.00 – 12.00 diikuti oleh 40 peserta

Workshop Akhir tahun 2017 ini menjadi momentum dengan ditambahnya materi workshop, tidak hanya Microsoft Word, tetapi juga ditambah dengan Microsoft Excel dan statistika

DIharapkan pada tahun 2018, semakin banyak peserta yang ingin meningkatkan kemampuan dalam menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut yang akan membantu dan menunjang peserta dalam kegiatan sehari-harinya.

Semoga bermanfaat.

Iklan

Menyembunyikan angka Nol pada lembar kerja Excel

Umumnya Microsoft Excel digunakan pengguna untuk mengolah data, berbeda dengan Microsoft Word yang digunakan untuk membuat surat atau tulisan berbentuk narasi, maka Microsoft Excel lebih banyak digunakan untuk menghasilkan sebuah perhitungan matematika didalamnya. Secara khusus pengguna yang bekerja pada bagian akunting di tempat bekerja, atau pun pengguna lain yang menggunakan Microsoft Excel sebagai alat bantu dalam mengelola dan mengolah angka-angka, baik itu menggunakan rumus atau fungsi sederhana, ataupun sampai menggunakan rumus yang kompleks di dalam Microsoft Excel.

Tulisan ini menjelaskan bagaimana cara untuk menyembunyikan angka nol yang ada dan angka nol yang dihasilkan dari rumus-rumus yang digunakan dalam Microsoft Excel, sebagai informasi tambahan bagi pengguna yang ingin tidak menampilkan angka nol (0) didalam lembar kerja (worksheet/sheet) mereka.

Sebagai contoh, pada gambar di bawah berikut ini sebuah lembar kerja berisi angka nol dan angka-angka dari hasil rumus-rumus yang digunakan. Terlihat beberapa angka nol yang muncul akibat dari rumus yang digunakan.

Excel 1

Berikut adalah langkah-langkah untuk menyembunyikan angka nol yang tampil pada lembar kerja:

  1. Pastikan anda sudah membuka sebuah file excel.
  2. Jika menggunakan Office 2013, klik FILE, lalu klik Options
  3. Pada tampilan kotak dialog Excel Options, klik Advanced
  4. Gunakan mouse anda untuk mengarah pada bagian di bawah yaitu bagian Display options for this worksheet:
  5. Hilangkan ceklis pada Show a zero in cells that have a zero value
  6. Lalu klik OK.

Langkah-langkah di atas dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Excel 2
Setelah dihilangkan ceklis pada langkah di atas, maka file excel anda akan terlihat seperti gambar berikut.

Excel 3

Pengaturan standar dari Excel sendiri adalah menampilkan angka nol dalam lembar kerja. Ketika anda ingin menyembunyikan angka-angka nol dapat menggunakan langkah-langkah di atas, dan jika ingin menampilkannya kembali, beri tanda ceklis pada perintah tersebut.

Semoga bermanfaat.

Mengenal MOS (Microsoft Office Specialist)

Microsoft melalui Certiport.com menyediakan sertifikasi Microsoft untuk para pengguna Microsoft Office. Pengguna yang sudah lulus dari sertifikasi Office ini disebut dengan Microsoft Office Specialist atau MOS. Sampai tulisan ini diturunkan, ada 3 versi sertifikasi office yang masih tersedia, yaitu sertifikasi Office 2007, 2010, dan 2013. Pengguna dapat memilih versi Office yang mereka gunakan sehari hari.

Selain MOS, Microsoft juga menyediakan sertifikasi office untuk Expert, disebut dengan Microsoft Office Expert, dan Master, disebut dengan Microsoft Office Master.

Berikut adalah model dari sertifikasi office yang tersedia:

Microsoft Office 2007

  1. MOS (Pilih salah satu ujian)
    • Word 2007
    • Excel 2007
    • PowerPoint 2007
    • Outlook 2007
    • Access 2007
  2. MOE (Pilih salah satu ujian)
    • Word Expert 2007
    • Excel Expert 2007
  3. MOM
    • Word Expert 2007 (wajib)
    • Excel Expert 2007 (wajib)
    • PowerPoint 2007 (wajib)
    • Outlook 2007 atau Access 2007 (pilih salah satu)

Tautan: http://www.certiport.com/Portal/desktopdefault.aspx?page=common/pagelibrary/mos2007.html

 

Microsoft Office 2010

  1. MOS (Pilih salah satu ujian)
    1. Word 2010
    2. Excel 2010
    3. PowerPoint 2010
    4. Outlook 2010
    5. Access 2010
    6. SharePoint 2010
    7. OneNote 2010
    8. Office 365
  2. MOE (Pilih salah satu ujian)
    1. Word Expert 2010
    2. Excel Expert 2010
  3. MOM (3 ujian wajib + 1 ujian pilihan)
    1. Word Expert 2010 (wajib)
    2. Excel Expert 2010 (wajib)
    3. PowerPoint 2010 (wajib)
    4. Outlook 2010 atau Access 2010 atau SharePoint 2010 atau OneNote 2010 atau Office 365 (pilih salah satu)

Tautan: http://www.certiport.com/Portal/desktopdefault.aspx?page=common/pagelibrary/mos2010.html

 

Microsoft Office 2013

  1. MOS (Pilih salah satu ujian)
    • Word 2013
    • Excel 2013
    • PowerPoint 2013
    • Outlook 2013
    • Access 2013
    • SharePoint 2013
    • OneNote 2013
  2. MOE (Pilih salah satu ujian)
    • Word 2013 Expert Part 1 dan Word 2013 Expert Part 2
    • Excel 2013 Expert Part 1 dan Excel 2013 Expert Part 2
  3. MOM (pilih salah satu model berikut)
    • Word (3 ujian wajib + 1 ujian pilihan)
      • Word 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Word 2013 Expert Part 2 (wajib)
      • Excel 2013 (wajib)
      • Outlook 2013 atau Access 2013 atau SharePoint 2013 atau OneNote 2013 (pilih salah satu)
    • Excel (3 ujian wajib + 1 ujian pilihan)
      • Excel 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Excel 2013 Expert Part 2 (wajib)
      • Word 2013 (wajib)
      • Outlook 2013 atau Access 2013 atau SharePoint 2013 atau OneNote 2013 (pilih salah satu)
    • Experts (4 ujian wajib)
      • Word 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Word 2013 Expert Part 2 (wajib)
      • Excel 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Excel 2013 Expert Part 2 (wajib)

Tautan: http://www.certiport.com/Portal/desktopdefault.aspx?page=common/pagelibrary/mos2013.html

Dari ketiga versi Office di atas, pengguna dapat memilih versi office yang digunakan sehari-hari. Tentunya tidak ada pembatasan jika pengguna ingin mengambil ujian yang lebih tinggi versinya. Sebagai contoh, sehari-hari pengguna menggunakan versi Office 2010, tapi ingin mengambil ujian untuk Word versi 2013, hal ini dapat dilakukan, karena tidak ada kebutuhan khusus untuk dapat mengambil ujian tersebut.

Berbeda dengan ujian Microsoft lainnya, ujian untuk office waktunya hanya sekitar 50-60 menit tiap ujian. Pada versi Office 2007 dan Office 2010, soal ujian sebanyak 19-20 soal, kecuali untuk Powerpoint dan Outlook 40 soal, setiap soal terdiri dari 2 perintah, terkadang perintah kedua berhubungan dengan perintah pertama.

Untuk versi Office 2013, Microsoft mengubah model soal. Soal yang dikeluarkan berupa kasus yang harus diselesaikan, dengan jumlah waktu yang sama sekitar 50-60 menit.

Soal ujian masih menggunakan Bahasa inggris.

Pengguna yang sudah lulus ujian akan mendapatkan sertifikat MOS, atau MOE atau MOM. Dapat menambahkan gelar ini di belakang nama lengkap pengguna.

Semoga bermanfaat.

Menggunakan Watch Window pada Excel 2013

Watch Window adalah fasilitas yang digunakan untuk mengetahui formula yang digunakan dalam Microsoft Excel. Penggunaan fasilitas ini berguna untuk mengetahui penulisan (syntax) formula yang ada dalam worksheet tertentu bahkan antar worksheet dalam satu file excel.

2

Sebagai contoh dalam satu worksheet ada banyak formula yang digunakan, watch window dapat menampilkan formula-formula tersebut. Sehingga bagi pengguna dapat mengetahui formula apa saja yang terdapat dalam worksheet tersebut.

Watch windows dapat digunakan untuk melakukan audit dari sebuah formula, melakukan inspeksi dan mengkonfirmasi sebuah formula yang digunakan.

Penggunaan watch windows dapat diletakkan atau ditempel pada toolbar yang sudah ada. Dapat diletakkan dan dipindah-pindah sesuai yang diinginkan.

Berikut adalah hasil penggunaan sebuah watch windows. Formula yang dibuatkan berada pada worksheet yang berbeda. Pada gambar di bawah ini terdapat 3 cell yang terdapat pada watch window.

1

Membuat sebuah sebuah cell formula ke dalam Watch Window.

  1. Pilih cell yang berisi formula.
  2. Klik tab Formulas, pada group Formula Auditing, klik Watch Window.
  3. Klik Add Watch.
  4. Pada kotak dialog Add Watch, klik Add.
  5. Selanjutnya anda dapat memindahkan toolbar dari watch window kemana saja, dapat ditempakan di atas, di bawah, di kiri atau di kanan tampilan layar Excel.
  6. Anda dapat menambakan cell lain yang berisi formula sebanyak yang anda inginkan
  7. Untuk mengetahui cell yang berisi formula, pada watch window toolbar, klik 2 kali salah satu formula, maka secara otomatis Excel akan mengarahkan ke cell tersebut.
  8. Pada toolbar watch window, pilih salah satu cell yang ingin anda hapus.
  9. Klik Delete Watch.

Menghilangkan cell dari Watch Window

  1. Pada toolbar watch window, pilih salah satu cell yang ingin anda hapus.
  2. Klik Delete Watch

Menyembunyikan tampilan toolbar Watch Window

Klik tab Formulas, pada group Formula Auditing, klik Watch Window.

 

Semoga bermanfaat.

Menggunakan Save AutoRecover

Ketika sedang berasyik ria membuat sebuah dokumen atau sedang melakukan penghitungan sederhana pada Excel, tiba-tiba mati listrik, atau muncul sebuah keadaan yang tidak diinginkan terjadi, di lain pihak anda belum menyimpan dokumen pada saat anda terakhir melakukan Save. Jika itu terjadi maka anda akan kehilangan sebagian dari dokumen yang anda buat tersebut, karena anda belum menyimpannya, walaupun file tersebut tetap ada, tetapi anda akan kehilangan bagian dari terakhir anda melakukan penyimpanan dengan menggunakan perintah Save.

Untuk menghindari hal tersebut, anda dapat menggunakan fasilitas Save AutoRecover yang akan membantu menyimpan secara otomatis ketika anda sedang bekerja pada sebuah dokumen.

Umumnya aplikasi Word, Excel, PowerPoint akan melakukan penyimpanan secara otomatis setiap 10 menit sekali. Anda dapat mengubahnya sesuai waktu yang anda inginkan. Semakin sedikit waktu yang anda tentukan semakin aman dari kehilangan apa yang sudah anda kerjakan pada file tersebut. Tetapi berisiko akan membuat akses terhadap file tersebut menjadi lambat. Misalnya anda mengatur waktu Save Autorecover setiap 2 menit sekali, maka secara otomatis akan menyimpan setiap 2 menit sekali. Yang akan mengganggu aktifitas anda dalam melakukan pekerjaan terhadap dokumen tersebut.

Tentunya tidak hilangnya tulisan atau angka pada dokumen tersebut menjadi prioritas dari dokumen anda.

Untuk melakukan pengaturan dari Save AutoRecover, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Klik tab File, lalu klik Options.
  2. Pada bagian sebelah kiri, klik Save.
  3. Di bawah Save documents, tentukan waktu pada Save AutoRecover information every.
  4. Lalu klik OK.

Catatan.

Pengaturan ini dapat anda terapkan pada aplikasi Microsoft lainnya seperti Excel, PowerPoint. Serta dapat digunakan juga dari versi 2007, 2010, dan 2013. Umumnya pengaturan yang dilakukan ini akan sama.

 

Membuat Grafik pada Excel 2010

Chart atau biasa disebut grafik adalah sebuah penggambaran/pemetaan dari data yang ada. Penggambaran ini memudahkan anda untuk melihat trend data. Akan lebih mudah melihat dan menganalisis sebuah data dengan model penggambaran seperti grafik ini. Anda dengan mudah dapat melihat apakah penjualan perusahaan dalam 3 bulan pertama tahun ini mengalami kenaikan atau malah mengalami penurunan penjualan. Dibandingkan dengan anda menerima data dalam bentuk table.

Microsoft Excel 2010 memudahkan anda untuk membuat sebuah chart. Menyediakan tipe chart yang berbeda, yang bisa anda pilih ketika anda membuatnya. Untuk tipe chart yang sering digunakan, anda bisa mengatur data yang akan ditampilkan pada chart dalam baris atau kolom dalam sebuah worksheet. Beberapa tipe chart tertentu seperti pie dan bubble, membutuhkan data yang sangat spesifik. Penggunaan pie dan bubble chart biasanya untuk data single. Sedangkan untuk data berdasarkan baris dan kolom yang banyak (multiple) biasanya menggunakan column dan bar chart.

Pada gambar di bawah ini anda dapat melihat bagaimana penggunaan sebuah grafik membantu anda dalam menganalisis data dan mengambil keputusan berdasarkan data tersebut.

image

Data yang digunakan

image

Contoh dari grafik yang dihasilkan dari data di atas

1. Membuat sebuah Chart

  1. Pilih sebuah range atau table yang akan anda buatkan sebuah chart.
  2. Klik tab Insert, pada group Chart, anda bisa melakukan salah satu langkah di bawah ini:

a. Klik sebuah tipe chart, maka akan muncul sub/model dari chart tersebut.

b. Klik sebuah tipe chart, klik All Chart Types. Akan menampilkan kotak dialog Create Chart.

c. Untuk melihat model chart yang tersedia, klik Dialog box launcherclip_image001. Akan menampilkan kotak dialog Create Chart yang berisi seluruh tipe chart yang tersedia pada Excel 2010, beserta sub dari chart. Pilih model chart yang anda inginkan.

  1. Sebuah chart akan tampil, dengan tipe yang anda pilih.

image

2. Merubah lokasi penempatan chart

Secara default chart yang anda buat akan berada berdekatan dengan worksheet range/table sumber.

  1. Klik chart yang sudah anda buat.
  2. Klik tab Design, pada group Location, klik Move Chart.
  3. Pada kotak dialog Move Chart, klik New sheet.
  4. Klik OK.

image

3. Bekerja lebih lanjut dengan chart

Ketika anda bekerja dengan sebuah chart, maka akan muncul contextual tools Design, Layout dan Format. Anda bisa menggunakan perintah-perintah yang tersedia untuk memodofikasi chart sehingga data yang ditampilkan sesuai dengan yang anda inginkan.

Tab Design

image

a. group Type

  • Change Chart Type. Digunakan untuk merubah tipe chart menjadi tipe lain.
  •  Save Template. Menyimpan format dan layout dari chart yang telah anda buat dan menyimpannya sebagai template, dan bisa digunakan untuk membuat chart dikemudian hari.

b. group Data

  • Switch Row/Column.Merubah tampilan chart dengan merubah data yang akan ditampilkan baik data dilihat dari baris atau data dilihat dari kolom.
  • Edit Data Source. Merubah data sumber, anda bisa menambahkan data lain untuk ditampilkan dalam chart.

c. group Chart Layout

  • Merubah layout dari chart, seperti model penempatan lokasi chart title, menampilkan data labels, data Table dll. Tampilan pada chart layout ini dapat anda gunakan untuk menampilkan sebuah chart dengan model tampilan yang berbeda, tanpa harus secara manual merubah layoutnya.

d. Group Chart Styles

  • Model dari bar (bentuk batang dalam chart) yang akan ditampilkan. Tanpa harus secara manual merubahnya. Tersedia 54 model bar dalam 1 tipe chart.

e. Group Location

  • Move Chart. Digunakan untuk memindahkan lokasi chart yang berada berdekatan dengan range/table sumber ke worksheet baru.
Tab Layout

image

a.  group Current Selection

    • Chart Area. Digunakan untuk menunjukan bagian-bagian pada chart.
    • Format Selection.Anda bisa memformat bagian-bagian tersebut. Dalam hal ini adalah anda bisa memformat bagian-bagian dalam chart
    •  Reset to Match Style. Mengembalikan pengaturan format ke bentuk awal

b. Group Insert

  • Picture.Anda dapat menambahkan picture/gambar dalam chart.
  • Shapes.Anda dapat menambahkan shape/bentuk, seperti kotak, lingkaran, panah dsb dalam chart.
  • Text box. Memberikan text box didalam chart.

c. group Labels

  • Chart Titles.Menampilkan dan menonaktifkan judul chart. Serta posisi judul tersebut pada chart
  • Axis Titles. Menampilkan dan menonaktifkan judul sumbu x dan sumbu y.
  • Legend. Menampilkan dan menonaktifkan legend (keterangan bar dalam chart). Anda bisa menempatkan posisi legend pada atas, bawah, kiri, kanan chart.
  • Data Labels. Menampilkan dan menonaktifkan nilai/value dari data sumber anda. Sehingga pada chart anda terdapat nilai di setiap bar.
  • Data Table. Menampilkan dan menonaktifkan data table pada chart. Sehingga range/table sumber ditampilkan dalam chart.

d. group Axes

  • Axes. Menampilkan dan menonaktifkan keterangan pada sumbu x dan sumbu y chart. Ketika data anda berupa nilai dalam hitungan mata uang, anda bisa menampilkan data dalam satuan ribu, juta, dan milyar.
  • Gridlines. Menampilkan dan menonaktifkan garis pada chart.

e. group Background

  • Plot Area. Menampilkan dan menonaktifkan plot area.
  • Chart wall.Memformat chart wall
  • Chart Floor.Memformat chart floor
  • 3-D View. Menampilkan chart dalam 3 dimensi.

f. group Analysis

  • Trendline.Menambahkan sebuah trendline pada chart
  • Lines.Menambahkan garis pada chart.
  • Up/Down Bars.Menambahkan bar baru di atas atau di bawah chart.
  • Error Bars. Menampilkan error bar.

g. group Properties

  • Anda dapat memberikan nama untuk chart, sehingga memudahkan untuk pencarian sebuah chart.
tab format

image

a. group Current Selection

  • Chart Area. Digunakan untuk menunjukan bagian-bagian pada chart.
  • Format Selection.Anda bisa memformat bagian-bagian tersebut. Dalam hal ini adalah anda bisa memformat bagian-bagian dalam chart
  •  Reset to Match Style. Mengembalikan pengaturan format ke bentuk awal

b. group Shape Styles

Dalam Shape Styles ini anda dapat memberikan warna dan effect pada chart anda. Sehingga tampilan chart anda dilihat lebih menarik, berdasarkan template yang ada. Anda bisa memilih salah satu template yang ada.

  •  Shape Fill. Memberikan warna background untuk chart.
  •  Shape Outline. Memberikanwarna untuk garis luar chart anda.
  •  Shape Effects. Shape effect ini memberikan effect shadow, effect bevel dan lainnya

c. group WordArt Styles

Dalam WorArt Styles ini anda dapat memberikan warna dan effect pada text yang berada dalam chart, berdasarkan template yang ada. Anda bisa memilih salah satu template yang ada.

  •  Text Fill. Memberikan warna background untuk text dalam chart.
  •  Text Outline. Memberikan warna untuk garis luar text anda
  •  Text Effects. Shape effect ini memberikan effect shadow, effect bevel dan lainnya.

d. group Arrange

Dalam group ini perintah perintah didalamnya akan aktif jika anda menambahkan shape/bentuk ke dalam chart.

  •  Bring to Front.Memindahkan posisi suatu shape ke depan shape lain
  • Send to Back.Memindahkan posisi suatu shape ke belakang shape lain
  •  Selection Pane.Menampilkan sebuah pane (sebuah kotak dialog) untuk mengatur objek-objek (Shapes, Chart, Picture, ClipArt, SmartArt) yang berada dalam worksheet. Anda bisa menyembunyikan objek-objek tersebut, dan menampilkannya kembali di lain waktu.
  •  Align.Untuk mengatur perataan dari shape-shape yang ada.
  •  Group.Menggabungkan shape-shape yang ada.
  •  Rotate. Memutar posisi shape.

e. group Size

  • Digunakan untuk mengatur lebar dan panjang dari sebuah objek.

4. Membuat sebuah chart template

Untuk menggunakan sebuah chart yang anda sukai dan sesuai dengan keinginan anda, anda bisa menyimpan chart sebagai sebuah chart template (*.crtx). Chart template ini berisi semua format yang anda buat beserta dengan model chart yang anda pilih. Dibanding anda harus menyesuaikan sebuah chart baru dengan merubah semua propertiesnya. Anda bisa menggunakan chart template ini untuk membuat model yang sama untuk chart anda tanpa harus mengeditnya tiap chart.

  1. Klik chart yang akan anda jadikan sebagai template
  2. Pada tab Design, pada group Type, klik Save Template.
  3. akan muncul kotak dialog Save in.
  4. Pada kotak File name, ketikan nama untuk chart template tersebut.
  5. Klik Save.

5. Membuat sebuah chart baru dengan chart template

  1. Pastikan anda memiliki range/table data, sebagai data sumber untuk membuat chart.
  2. Tempatkan kursor mouse dalam range/table data.
  3. Klik tab Insert, pada group Chart, pilih chart model mana saja, lalu klik All Chart Types.
  4. Akan muncuk kotak dialog Create Chart.
  5. Klik Templates, lalu klik chart template yang sudah tersedia.
  6. Klik OK.

Catatan. Anda bisa juga untuk merubah chart yang sudah ada dengan sebuah chart template.

6. Membuang atau menghapus sebuah chart template

  1. Klik tab Insert, pada group Chart, pilih chart model mana saja, lalu klik All Chart Types.
  2. Akan muncuk kotak dialog Create Chart.
  3. Klik Manage Template.
  4. Akan muncul jendela Windows Explorer.
  5. Klik pada file chart template tersebut, lalu tekan Delete pada keyboard anda.

7. Menambahkan sebuah Chart Title

Untuk membuat sebuah chart mudah dipahami, anda bisa menambahkan title (judul) untuk chart title dan axis title (sumbu). Axis title biasanya untuk ditampilkan pada sumbu x dan sumbu y dari chart anda.

  1. Klik chart anda yang akan dibuatkan sebuah judul chart.
  2. Pada tab Layout, pada group Labels, klik Chart Title.
  3. Klik Centered Overlay Title atau Above Chart.
  4. Pada text box Chart Title yang muncul dalam chart, ketikan judul untuk chart tersebut.

image

8. Membuat sebuah Axis Title

Pengaktifan axis title untuk menambahkan sebuah judul untuk sumbu x dan sumbu y sebuah chart.

  1. Klik chart anda yang akan dibuatkan sebuah judul chart.
  2. Pada tab Layout, pada group Labels, klik Axis Title.
  3. Anda bisa melakukan salah satu langkah di bawah ini:
    • Untuk memberikan judul pada sumbu x, klik Primary Horizontal Axis Title, lalu klik Title Below Axis.
    • Untuk memberikan judul pada sumbu x, klik Primary Vertical Axis Title, anda bisa memilih Rotated Title, Vertical Title, atau Horizontal Title.
  4. Pada text box Axis Title yang muncul dalam chart, tempatkan kursor, lalu ketikkan judul untuk sumbux atau sumbu y.

image

9. Menambahkan data label pada chart

Data label ini berguna untuk menampilkan nilai/value pada bar pada chart. Dan tampilan nilai ini berada pada bar sebuah chart.

  1. Klik chart anda yang akan tambahkan data label.
  2. Pada tab Layout, pada group Labels, klik Data Labels.
  3. Anda bisa memilih penempatan data labels pada Center, Inside End, Inside Base, dan Outside end.

image

10. Merubah lokasi penempatan legend

Legend digunakan untuk memberikan keterangan dari bar sebuah chart.

  1. Klik chart anda yang akan dirubah lokasi legend.
  2. Pada tab Layout, pada group Labels, klik Legend.
  3. Anda bisa memilih lokasi legend pada Show Legend at Right, Show Legend at Top, Show Legend at Right, Show Legend at Bottom, Overlay Legend at Right, atau Overlay Legend at Left.

image

11. Menambahkan Data Table

Data Table digunakan untuk menambahkan table sumber pada chart.

  1. Klik chart anda yang akan tambahkan Data Table lokasi legend.
  2. Pada tab Layout, pada group Labels, klik Data Table.
  3. Anda bisa memilih menampilkan Data table pada Show Data Table atau Show Data Table with Legend Keys.

image

Menggunakan Sort pada Excel 2010

Sort Data

Sort data atau pengurutan data adalah sebuah bagian dari analisis data. Anda mungkin ingin sort nama-nama karyawan anda berdasarkan urutan nama dari A ke Z. Menampilkan nilai penjualan dari penjualan tertinggi ke penjualan terendah. Dalam Microsoft Excel 2010 ini anda bisa sort menggunakan data yang anda miliki, lalu sort dari atas ke bawah atau sebaliknya. Anda bisa juga sort berdasar pada warna huruf, warna cell dan icon.

Pengurutan data ini membantu anda memudahkan untuk melihat dan mengerti data, mencari data yang anda inginkan dan yang pasti akan lebih efektif untuk pengambilan keputusan.

Catatan. Untuk mencari data yang memiliki 10 penjualan tertinggi, anda tidak bisa menggunakan sort, anda harus menggunakan Filter.

1. SORT TEXT

  1. Tempatkan kursor pada sebuah cell dalam sebuah kolom. Anda harus menempatkan kursor dalam sebuah kolom, dimaksudkan untuk mengurutkan data berdasarkan kolom tersebut. Yang secara otomatis kolom-kolom lain dalam tabel tersebut akan menyesuaikan dengan pengurutan yang anda buat. Pastikan bahwa kolom tersebut adalah text!!!
  2. Pada tab Home, pada group Editing, klik Sort & Filter, lalu lakukan salah satu cara di bawah ini:
  • Untuk mengurutkan dari besar ke kecil (ascending), klik Sort A to Z.
  • Untuk mengurutkan dari kecil ke besar (descending), klik Sort Z to A.

image

Berikut contoh pengurutan data pada kolom Sales

image

Sebuah tabel sebelum di Sort

image

Sebuah tabel setelah di Sort

Seperti dapat anda lihat pada 2 gambar di atas, bahwa pengurutan dalam contoh ini mengurutkan berdasarkan Sales. Sehingga setelah diurutkan, nama Sales pada record pertama adalah Ade dan record terakhir adalah Lala.

2. SORT ANGKA (NUMERIK)

  1. Tempatkan kursor pada sebuah cell dalam sebuah kolom. Pastikan bahwa kolom tersebut adalah angka!!!
  2. Pada tab Home, pada group Editing, klik Sort & Filter, lalu lakukan salah satu cara di bawah ini:
  • Untuk mengurutkan nomor terbawah ke nomor tertinggi, klik Sort Smallest to Largest.
  • Untuk mengurutkan nomor tertinggi ke nomor terbawah, klik Sort Largest to Smallest.

3. SORT TANGGAL DAN WAKTU

  1. Tempatkan kursor pada sebuah cell dalam sebuah kolom. Pastikan bahwa kolom tersebut adalah tanggal atau waktu!!!
  2. Pada tab Home, pada group Editing, klik Sort & Filter, lalu lakukan salah satu cara di bawah ini:
  • Untuk mengurutkan tanggal atau waktu terdahulu ke terbaru, klik Sort Oldest to Newest.
  • Untuk mengurutkan tanggal atau waktu terbaru ke terdahulu, klik Sort Newest to Oldest.

4. SORT WARNA, WARNA HURUF DAN ICON

Jika anda secara manual memberikan format pada sebuah data, baik itu format warna cell, warna huruf, dan pemberian icon. Atau mungkin anda memberikan sebuah conditional formatting. Anda bisa menggunakan sort jika data anda memiliki format tersebut.

  1. Anda bisa menempatkan kursor dimana saja dalam sebuah tabel.
  2. Pada tab Home, pada group Editing, klik Sort & Filter, lalu klik Custom Sort.
  3. Akan menampilkan kotak dialog Sort.
    • Di bawah Column, pada kotak Sort by, pilih panah drop down untuk memilih kolom yang akan anda sort.
    • Di bawah Sort On, pilih type dari sort, anda bisa memilih:

             i. Untuk sort berdasarkan warna cell, pilih Cell Color, lalu pilih warnanya.

            ii. Untuk sort berdasarkan warna huruf, pilih Font Color, lalu pilih warnanya.

           iii. Untuk sort berdasarkan icon set, pilih Cell Icon, lalu pilih warnanya.

    1. Di bawah Under, pilih berdasarkan apa yang anda sort.
  • Pilih warna yang akan anda urutkan, dan pilih On Top atau On Bottom.
    1. Klik OK.

Contoh.

Di bawah ini ada sebuah tabel yang diberikan conditional formatting pada kolom unit. Dalam scenario ini anda akan mengurutkan Unit untuk menghasilkan icon-icon panah keatas warna hijau berada di paling atas tabel.

clip_image002

Tabel yang memiliki conditional formatting pada kolom Unit

clip_image004

Pengaturan pada kotak dialog Sort (Custom Sort)

clip_image006

Tabel yang memiliki conditional formatting setelah diberikan sort

Hal yang harus anda ketahui ketika bekerja dengan Sort

  1. Normalkan hide kolom atau row. Sebelum anda melakukan sort, pastikan bahwa anda sudah menormalkan kolom atau baris yang anda sembunyikan.
  2. Biasakan memiliki kolom Header dalam satu baris. Jika anda memiliki beberapa baris untuk judul dari kolom, lalu menempatkannya dalam 2 cell, pastikan bahwa judul/header tersebut hanya dalam 1 cell saja. Aktifkan Wrap Text.