dan terhadap nikmat Tuhan-Mu, maka hendaklah kamu sebarkan.

Archive for Januari, 2015

Menonaktifkan pencetakan Document Properties pada Word

Sebagai standar awal dari sebuah dokumen Word yang anda gunakan, Microsoft Word tidak akan melakukan pencetakan terhadap sebuah Document Properties. Apa yang disebut dengan Document Properties?

Document Properties adalah informasi-informasi yang berada didalam sebuah dokumen. Informasi tersebut berisi siapa penulis dokumen, kapan dokumen dibuat, kapan terakhir dibuka dan informasi lainnya.

Sebagai contoh, untuk dapat menampilkan informasi dari sebuah dokumen, buka Windows Explore anda, lalu pilih salah satu dokumen Word, klik kanan, lalu klik Properties, lalu pilih tab Details. Pada tab Details inilah informasi-informasi mengenai sebuah dokumen tersimpan, ini yang disebut dengan Document Properties.

Berikut adalah contoh dari sebuah Document Properties.

1

Ada beberapa kasus terjadi, ketika melakukan pencetakan pada sebuah dokumen Word, informasi Document Properties ini tercetak juga. Padahal sebagai standar awal, seharusnya informasi ini tidak perlu dicetak.

Bagaimana cara untuk menonaktifkan pencetakan dari sebuah Document Properties pada pengaturan Microsoft Word anda, berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pastikan anda sudah membuka sebuah file Word.
  2. Jika menggunakan Office 2013, klik FILE, lalu klik Options
  3. Pada tampilan kotak dialog Word Options, klik Display
  4. Pada bagian Printing options, hilangkan ceklis pada Print document properties
  5. Lalu klik OK.

Langkah-langkah di atas dapat dilihat pada gambar berikut ini.

2

Setelah dihilangkan ceklis pada langkah di atas, maka dokumen Word anda tidak akan mencetak Document Properties.

Pengaturan standar dari Word adalah tidak melakukan pencetakan terhadap Document Properties. Ketika anda ingin melakukan pencetakan, beri tanda ceklis pada perintah tersebut.

Semoga bermanfaat.

Iklan

Menyembunyikan angka Nol pada lembar kerja Excel

Umumnya Microsoft Excel digunakan pengguna untuk mengolah data, berbeda dengan Microsoft Word yang digunakan untuk membuat surat atau tulisan berbentuk narasi, maka Microsoft Excel lebih banyak digunakan untuk menghasilkan sebuah perhitungan matematika didalamnya. Secara khusus pengguna yang bekerja pada bagian akunting di tempat bekerja, atau pun pengguna lain yang menggunakan Microsoft Excel sebagai alat bantu dalam mengelola dan mengolah angka-angka, baik itu menggunakan rumus atau fungsi sederhana, ataupun sampai menggunakan rumus yang kompleks di dalam Microsoft Excel.

Tulisan ini menjelaskan bagaimana cara untuk menyembunyikan angka nol yang ada dan angka nol yang dihasilkan dari rumus-rumus yang digunakan dalam Microsoft Excel, sebagai informasi tambahan bagi pengguna yang ingin tidak menampilkan angka nol (0) didalam lembar kerja (worksheet/sheet) mereka.

Sebagai contoh, pada gambar di bawah berikut ini sebuah lembar kerja berisi angka nol dan angka-angka dari hasil rumus-rumus yang digunakan. Terlihat beberapa angka nol yang muncul akibat dari rumus yang digunakan.

Excel 1

Berikut adalah langkah-langkah untuk menyembunyikan angka nol yang tampil pada lembar kerja:

  1. Pastikan anda sudah membuka sebuah file excel.
  2. Jika menggunakan Office 2013, klik FILE, lalu klik Options
  3. Pada tampilan kotak dialog Excel Options, klik Advanced
  4. Gunakan mouse anda untuk mengarah pada bagian di bawah yaitu bagian Display options for this worksheet:
  5. Hilangkan ceklis pada Show a zero in cells that have a zero value
  6. Lalu klik OK.

Langkah-langkah di atas dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Excel 2
Setelah dihilangkan ceklis pada langkah di atas, maka file excel anda akan terlihat seperti gambar berikut.

Excel 3

Pengaturan standar dari Excel sendiri adalah menampilkan angka nol dalam lembar kerja. Ketika anda ingin menyembunyikan angka-angka nol dapat menggunakan langkah-langkah di atas, dan jika ingin menampilkannya kembali, beri tanda ceklis pada perintah tersebut.

Semoga bermanfaat.

Mengenal MOS (Microsoft Office Specialist)

Microsoft melalui Certiport.com menyediakan sertifikasi Microsoft untuk para pengguna Microsoft Office. Pengguna yang sudah lulus dari sertifikasi Office ini disebut dengan Microsoft Office Specialist atau MOS. Sampai tulisan ini diturunkan, ada 3 versi sertifikasi office yang masih tersedia, yaitu sertifikasi Office 2007, 2010, dan 2013. Pengguna dapat memilih versi Office yang mereka gunakan sehari hari.

Selain MOS, Microsoft juga menyediakan sertifikasi office untuk Expert, disebut dengan Microsoft Office Expert, dan Master, disebut dengan Microsoft Office Master.

Berikut adalah model dari sertifikasi office yang tersedia:

Microsoft Office 2007

  1. MOS (Pilih salah satu ujian)
    • Word 2007
    • Excel 2007
    • PowerPoint 2007
    • Outlook 2007
    • Access 2007
  2. MOE (Pilih salah satu ujian)
    • Word Expert 2007
    • Excel Expert 2007
  3. MOM
    • Word Expert 2007 (wajib)
    • Excel Expert 2007 (wajib)
    • PowerPoint 2007 (wajib)
    • Outlook 2007 atau Access 2007 (pilih salah satu)

Tautan: http://www.certiport.com/Portal/desktopdefault.aspx?page=common/pagelibrary/mos2007.html

 

Microsoft Office 2010

  1. MOS (Pilih salah satu ujian)
    1. Word 2010
    2. Excel 2010
    3. PowerPoint 2010
    4. Outlook 2010
    5. Access 2010
    6. SharePoint 2010
    7. OneNote 2010
    8. Office 365
  2. MOE (Pilih salah satu ujian)
    1. Word Expert 2010
    2. Excel Expert 2010
  3. MOM (3 ujian wajib + 1 ujian pilihan)
    1. Word Expert 2010 (wajib)
    2. Excel Expert 2010 (wajib)
    3. PowerPoint 2010 (wajib)
    4. Outlook 2010 atau Access 2010 atau SharePoint 2010 atau OneNote 2010 atau Office 365 (pilih salah satu)

Tautan: http://www.certiport.com/Portal/desktopdefault.aspx?page=common/pagelibrary/mos2010.html

 

Microsoft Office 2013

  1. MOS (Pilih salah satu ujian)
    • Word 2013
    • Excel 2013
    • PowerPoint 2013
    • Outlook 2013
    • Access 2013
    • SharePoint 2013
    • OneNote 2013
  2. MOE (Pilih salah satu ujian)
    • Word 2013 Expert Part 1 dan Word 2013 Expert Part 2
    • Excel 2013 Expert Part 1 dan Excel 2013 Expert Part 2
  3. MOM (pilih salah satu model berikut)
    • Word (3 ujian wajib + 1 ujian pilihan)
      • Word 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Word 2013 Expert Part 2 (wajib)
      • Excel 2013 (wajib)
      • Outlook 2013 atau Access 2013 atau SharePoint 2013 atau OneNote 2013 (pilih salah satu)
    • Excel (3 ujian wajib + 1 ujian pilihan)
      • Excel 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Excel 2013 Expert Part 2 (wajib)
      • Word 2013 (wajib)
      • Outlook 2013 atau Access 2013 atau SharePoint 2013 atau OneNote 2013 (pilih salah satu)
    • Experts (4 ujian wajib)
      • Word 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Word 2013 Expert Part 2 (wajib)
      • Excel 2013 Expert Part 1 (wajib)
      • Excel 2013 Expert Part 2 (wajib)

Tautan: http://www.certiport.com/Portal/desktopdefault.aspx?page=common/pagelibrary/mos2013.html

Dari ketiga versi Office di atas, pengguna dapat memilih versi office yang digunakan sehari-hari. Tentunya tidak ada pembatasan jika pengguna ingin mengambil ujian yang lebih tinggi versinya. Sebagai contoh, sehari-hari pengguna menggunakan versi Office 2010, tapi ingin mengambil ujian untuk Word versi 2013, hal ini dapat dilakukan, karena tidak ada kebutuhan khusus untuk dapat mengambil ujian tersebut.

Berbeda dengan ujian Microsoft lainnya, ujian untuk office waktunya hanya sekitar 50-60 menit tiap ujian. Pada versi Office 2007 dan Office 2010, soal ujian sebanyak 19-20 soal, kecuali untuk Powerpoint dan Outlook 40 soal, setiap soal terdiri dari 2 perintah, terkadang perintah kedua berhubungan dengan perintah pertama.

Untuk versi Office 2013, Microsoft mengubah model soal. Soal yang dikeluarkan berupa kasus yang harus diselesaikan, dengan jumlah waktu yang sama sekitar 50-60 menit.

Soal ujian masih menggunakan Bahasa inggris.

Pengguna yang sudah lulus ujian akan mendapatkan sertifikat MOS, atau MOE atau MOM. Dapat menambahkan gelar ini di belakang nama lengkap pengguna.

Semoga bermanfaat.